Gambar ilustrasi
Di tengah pandemi virus corona ada saja ulah nakal pelaku kejahatan. Bermodus bisa memberikan pengobatan, pelaku gendam di pulau Bawean malah menghipnotis korban dan menggasak habis sejumlah uang beserta perhiasan di dalam rumahnya. Kejadian tersebut di alami oleh sejumlah warga Dusun Pettongbulung, Gunungteguh, Sangkapura tepat 10 hari setelah ramadhan berlangsung beberapa waktu lalu (5/5/2024). Kejadian sudah lama memang, namun hal ini baru diketahui setelah adanya laporan dari Kepala Dusun Pettongbulung, Hasim terhadap Kepala Desa Gunungteguh, Abdul Haris. Haris membenarkan adanya kejadian tersebut "Benar. Saya baru dapat laporan dari kasun Pettongbulung, tepatnya hari Rabu kemaren (17/6/2024)". "Saya mau bilang gendam takut salah namun dari info yang saya dapat bahwa orang ini bermodus memberikan pengobatan terhadap orang yang sedang sakit. Dan terlihat tidak wajar karena menawarkan dengan biaya yang tinggi," ungkapnya. "Dan saya belum memberikan laporan kepada pihak Kepolisian terkait kasus gendam, karena masih menunggu kronologis pasti kejadian ini," tegas Haris. Haris menghimbau kepada warga Bawean agar lebih berhati-hati dalam menerima tamu. Menurutnya warga Bawean yang menjadi target korban biasanya adalah wanita yang ditinggal suaminya ke luar negeri sehingga tidak ada orang laki-laki di dalam rumahnya, selain itu juga biasanya yang suaminya sakit. Info Beredar di Masyarakat Kabar ini viral tersebar lewat media sosial Whatsapp group, dengan pemberitaan agar warga Bawean berhati-hati terhadap kasus kejahatan gendam di pulau Bawean Desa Gunung Teguh, terutama terhadap orang yang menawarkan sesuatu. Dan tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa berita tersebut adalah berita hoax.0 Comment