28 Okt 2020
    Follow Us:  



Lokal

Siap Bertanding, Tim BFA U-12 Berangkat ke Surabaya


BFA U-12

Tim Sepak bola binaan Bawean Football Academy BFA U-12 resmi berangkat hari ini(8/11/2019). Diantar oleh panitia dan keluarga ke Pelabuhan Baru Sungaiteluk Sangkapura Bawean, team BFA akan menyebrangi laut menuju pulau jawa menaiki KMP Gili Iyang yang diberangkatkan hari ini jam 8.00 WIB.

BFA U-12 tiba di Pelabuhan Baru Bawean jam 7.45 WIB, sudah banyak orang yang menanti kehadiran mereka di pelabuhan. Bahkan dari Dinas Perhubungan Sangkapura Bawean siap menunda keberangkatan kapal apabila BFA U-12 telat datang. Dan itu sebagai bentuk dukungan Dishub terhadap putera daerah yang akan bertanding besok.

Sempat beberapa kali staff Dishub Pelabuhan Baru bertanya apakah ada anak yang tertinggal supaya mereka bisa memberi kelonggaran waktu keberangkatan.

Setiba di pelabuhan BFA U-12 juga mengawali langkah perjalanan mereka dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Zainal Fatah selaku Korlap BFA. Yang nantinya akan mengantarkan anak-anak BFA U-12 hingga selesai pertandingan di Surabaya bahkan hingga kepulangan kembali ke pulau Bawean.

Kemudian dilanjut oleh Coach Feri yang menginstruksikan yel yel Bawean United kepada tim BFA U-12. "Bawean United, BISA, BISA, YES" serentak seluruh tim dan panitia BFA.


"Panitia BFA berharap anak didik mereka bisa meraih kemenangan di pertandingan", ungkap Coach Feri.

Coach Feri merasa senang mengetahui anak didiknya akan bertanding besok, mengingat apa yang dicita-citakan olehnya hingga kedepan adalah terbentuk Bawean United.

Di sisi lain Hendro selaku Anggota Reserse Kriminal Polsek Sangkapura mengungkapkan bahwa hal ini sangat bagus untuk memupuk minat dan bakat adik-adik kita untuk kedepannya. Tapi ya harus didukung oleh orang tua pastinya.

Selain itu Hendro juga berharap agar BFA U-12 bisa berlaku sportif dipertandingan besok. Tidak seperti di turnamen sepak bola bawean sebelumnya yang belum apa-apa sudah rusuh, ungkap Hendro.

Sepak bola Bawean memang dari sejarahnya terkenal ekstrim. Hampir disetiap turnamen sepak bola Bawean sering terjadi kerusuhan. Insiden kecil di dalam lapangan sudah pasti memicu penonton di luar lapangan. Sehingga hal-hal semacam itu membuat bakat dan minat pemain sepak bola jarang diminati.

"Kami sebagai putera bawean sangat mendukung dengan kegiatan BFA. Mungkin untuk proses seleksi pemainnya lebih diketatkan lagi agar jebolan BFA berkualitas dan terkesan profesional", Ungkap Samsul selaku Staff Dishub.

"Saya berharap sekurang-kurangnya ada 1 lah pemain BFA ini yang bisa menjadi bintang Indonesia", tandas Samsul.




Lokal TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment