Wisata kolam renang Desa Grejeg, Tambak Bawean
Pemerintah Desa Grejeg, Tambak Bawean pagi tadi kembali membuka wisata kolam renang yang merupakan aset Desa Grejeg, Sabtu (27/6). Setelah sebelumnya harus ditutup karena adanya pendemi Virus Corona.
Pembukaan kali ini juga merupakan pengukuhan Desa Grejeg sebagai Desa Wisata Tangguh yang mampu menerapkan protokol kesehatan
new normal di tengah pandemi sebagai syarat masuk kawasan wisata.
"Jadi masuk area ini pengunjung diwajibkan memakai masker, wajib cuci tangan dengan sabun di area yang sudah kita sediakan, kemudian lolos
thermo gun, selain itu untuk karyawan kita juga menggunakan
face shield," ungkap Murtazam selaku Kepala Desa Grejeg.
"Jadi bila tidak memenuhi syarat itu, pengunjung ya dilarang masuk," ungkapnya.
Adapun harga tiket masuk dibandrol Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. Buka setiap hari mulai jam 07.30 hingga 17.00 WIB.
Pada pembukaan area wisata tadi pagi Murtazam mengakui adanya penurunan jumlah pengunjung dibanding hari-hari biasanya.
"Normalnya pengunjung harian itu berkisar 70-80 pengunjung untuk hari normal dengan omzet ya dikisaran 300-400 ribuan. Sedangkan untuk weekend lebih ramai lagi, karena kan sekolah libur, omzetnya bisa menyentuh diangka 3-4 jutaan. Beda lagi saat musim lebaran, dalam satu bulan masuk ke kita itu 60-70 juta," tuturnya.
Murtazam menghimbau kepada warga Bawean yang ingin berkunjung ke wisata kolam renang Grejeg agar tidak perlu khawatir karena Desa Grejeg sudah dikukuhkan sebagai Desa Wisata Tangguh yang menerapkan protokol kesehatan
new normal di tengah pandemi Covid-19.
0 Comment