24 Mei 2022
    Follow Us:  



Pendidikan

STIT Raden Santri Gresik Siapkan Guru Agama Menghadapi Era Revolusi Industri


Baweantoday.com, Berita Bawean - Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah atau disebut juga STIT Raden Santri diwisuda. Mereka dituntut agar siap diterjunkan kemasyarakat untuk mengabdikan ilmunya demi kemajuan pendidikan ilmu dan agama.

Dan hal itu juga disampaikan oleh Ketua STIT Raden Santri, Ida Rochmawati M. Fil.I di pembukaan pidatonya saat mewisuda mahasiswa di Jl. Dermaga Sungai teluk Sangkapura Gresik, Jawa Timur, Sabtu(2/11/2024).

Ida berharap, wisudawan dapat berperan aktif dalam mengembangkan dunia pendidikan sesuai dengan basic keilmuwannya. Menjadi peneguh agama, penjaga agama, dan menjadi pewaris tradisi ahlussunnah wal jamaah. sehingga mampu mewujudkan islam rahmatan lil alamin yang terbebas dari kebencian dan intoleransi.

Ida menerangkan, bahwa STIT Raden Santri ini lahir di pulau Bawean dimana pulau bawean sekarang ini tidak terlepas dari revolusi industri. Dimana setiap revolusi di pulau Bawean sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh ternama seperti halnya Harun Tohir, Yahya Zaini, Syekh Zainuddin Muhammad, Syekh Muhammad Hasan Asy'ari, termasuk juga Umar Mas'ud.


"Dimasa depan kami berharap lahir generasi-generasi besar seperti mereka yang akan membawa perubahan di pulau Bawean", pungkas Ida.

Ida juga menegaskan bahwa eksistensi pulau bawean juga sudah banyak dikenal dunia luar sehingga masyarakat bawean diharapkan siap untuk menghadapi perubahan sosial masyarakat yang akan datang. Pulau bawean secara geografis terbilang sulit dijangkau, tapi dengan adanya perubahan kemajuan transportasi maka pulau bawean saat ini sudah menjadi destinasi wisata alternatif yang menjanjikan dengan eksotisme alamnya.

Ida juga memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studi S1 Pendidikan Agama Islam di STIT Raden Santri sehingga mampu menyandang gelar Sarjana Pendidikan.

"Semoga ilmu yang telah diperoleh dalam 4 tahun perkuliahan dapat bermanfaat baik untuk para wisudawan, keluarga, dan tentunya bagi masyarakat untuk menjadi manusia yang berbakti" ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan H Abdul Munif berpesan bahwa jangan pernah putus untuk belajar meskipun sudah lulus dan mudah-mudahan bisa terus dilanjut sampai jenjang S2 bahkan S3. Karena mahasiswa itu punya semboyan "lulus untuk belajar".

Acara wisuda juga dihadiri oleh Rektor UINSA Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA, Ph.D yang dalam orasi ilmiahnya beliau menyampaikan pesan kepada wisudawan agar jangan merasa puas atas apa yang diperoleh saat ini. Kemudian beliau juga berpesan agar menjadi alumni yang adaptif, cerdas dalam segala hal, tahan banting terhadap realitas dan selalu berfikir positif.




Pendidikan TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment