24 Mei 2022
    Follow Us:  



Pendidikan

Ketahui Panduan New Normal Pendidikan agar Tetap Aman


Panduan new normal pendidikan agar tetap aman

Pandemi virus Corona membuat hampir semua kegiatan teralihkan dan dikerjakan di rumah tak terkecuali bidang pendidikan. Anak-anak mulai tingkat PAUD hingga universitas melaksanakan pendidikan dari rumah. Perkembangan Covid-19 semakin hari semakin membuat semua kalangan mau tidak mau harus hidup berdamping. Oleh karena itu, pemerintah bersama jajarannya mulai mempersiapkan new normal.

Virus yang mudah menular melalui droplet atau tetesan air ini sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dikendalikan asalkan Anda mematuhi protokol yang telah diberikan oleh pemerintah. Untuk memulai pendidikan dan berdampingan dengan virus ini telah ada beberapa panduan new normal pendidikan yang telah dikeluarkan sebagai wacana yang nantinya dapat dipatuhi bersama.


Panduan New Normal Pendidikan

  1. Mematuhi protokol keamanan Covid-19, Protokol keamanan Covid-19 telah lama diberlakukan pada semua sektor di Indonesia. Selalu memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, memakai hand sanitizer dan menjaga jarak merupakan beberapa aturan yang harus diterapkan saat anak-anak harus memulai sekolah. Setiap institusi pendidikan diwajibkan untuk menyiapkan berbagai fasilitas kebersihan untuk mendukungnya.

    Tempat-tempat cuci tangan dan sabun harus diperbanyak untuk mempermudah siswa mencuci tangan baik sebelum dan sesudah mengikuti pelajaran. Selain itu, selama jam pembelajaran siswa dan pengajar diwajibkan memakai masker untuk menjaga agar tetap aman.
  2. Skenario pendidikan, Setiap sekolah diwajibkan untuk mengurangi jumlah siswa dalam satu rombongan belajar menjadi setengahnya. Institusi pendidikan dapat melakukan pergantian kelas pagi dan siang ataupun dengan cara satu hari masuk satu hari libur untuk bergantian kelas. Hal ini untuk mengatur jarak duduk dan mengurangi jumlah orang di dalam kelas. Selain itu dalam satu bangku hanya ditempati satu siswa saja.

    Cara-cara tersebut akan dapat membuat jarak antar siswa menjadi berjauhan dan sesuai dengan protokol kesehatan bahwa virus Corona tidak dapat menular jika berjarak 1-2 meter. Oleh karena itu, sebisa mungkin setiap institusi mengatur jarak antar siswa saat pembelajaran pada saat new normal pendidikan mulai.
  3. Mengurangi jam pelajaran, Jam pelajaran yang awalnya sekitar 36 jam per minggu akan dikurangi menjadi 18 jam perminggu. Hal ini terkait dengan sistem shif masuk anak didik. Oleh karena itu, institusi pendidikan tidak dapat memaksakan sekolah penuh untuk menjaga agar anak didik dan pengajar tetap aman dan menjaga keselamatan serta kesehatan mereka.
  4. Rutin melakukan desinfeksi,  Untuk mengurangi penyebaran virus ini, salah satunya adalah dengan rutin melakukan desinfeksi pada tempat-tempat yang sering bersentuhan dengan tangan. Misalnya pegangan pintu, saklar lampu, meja, dan lain sebagainya. Pembersihan ini setidaknya dilakukan minimal 1 kali sehari agar tempat-tempat tersebut tetap terhindar dari virus. Selain itu, antar warga sekolah tetap dilarang untuk melakukan kontak fisik langsung.
  5. Melakukan pemeriksaan suhu tubuh,  Salah satu gejala seseorang terjangkit virus Corona adalah jika memiliki pengukuran suhu 380C. Oleh karena itu, setiap warga sekolah yang masuk harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan melakukan pengecekan ketika pulang. Jika diketahui terdapat warga sekolah yang memiliki suhu mendekati 380C ataupun memiliki gejala pilek, demam dan batuk maka dipersilakan untuk belajar dari rumah.

    Kebijakan tersebut sebaiknya juga diberikan kepada pengajar yang memiliki gejala tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengurangi adanya penyebaran penyakit di antara warga sekolah dan untuk menjaga keamanan bersama.
Itulah tadi panduan-panduan yang dapat dilakukan oleh setiap institusi yang akan bersiap untuk new normal pendidikan. Kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang sebaiknya ditiadakan untuk keamanan dan keselamatan bersama.




Pendidikan TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment