Pemasangan mesin Hydro Fiber 6000 di area sumber mata air oleh warga Desa Tambak
Kekompakan semua unsur lapisan masyarakat warga Desa Tambak Bawean dalam menyediakan akses air bersih patut dicontoh dan diacungi jempol.
Pasalnya semua warga ikut berkontribusi dalam pengadaan akses air bersih di desanya. Mulai dari pencarian dan pengeboran lokasi sumber mata air, pengadaan mesin pengolah air, hingga pemasangan pipa saluran air, semuanya dikerjakan secara gotong royong oleh warga Desa Tambak.
Hasilnya hari ini Desa Tambak sudah memiliki 2 titik sumber mata air baru yang lokasinya berdekatan dengan desa. Dan sudah mulai tersalur ke 14 titik di masing-masing dusun.
Salah seorang tokoh masyarakat di Desa Tambak yang akrab di sapa Pak Lek Yanto mengatakan bahwa air bersih ini merupakan air yang siap minum, artinya warga tidak perlu repot-repot lagi untuk memasaknya.
"Kita gunakan mesin Hydro Fiber 6000, kemudian kita kirim sampel air sebelum dan sesudah diolah dengan mesin tersebut. Hasilnya memenuhi syarat air bersih. Jadi kita ga sembarangan klaim, ini sudah melalui hasil uji lab dengan PT HYDRO water technology," tegasnya.
Di beberapa pemukiman pun sekarang sudah terlihat selang air bersih tersambung, meskipun belum merata namun masih terus dilakukan penambahan titik-titik keran air.
"Kemaren Sabtu (27/6) kita lakukan pengeboran sumber mata air yang ke dua di Dusun Tambak Keramat. Alhamdulillah hasilnya bagus 3 dim kita dapat," tegas Kepala Desa Tambak Mustain saat kita wawancara lewat whatsapp Selasa (30/6).
Kepala Desa Tambak mengaku terharu sekaligus senang melihat kekompakan warganya. Saling bergandeng tangan berbagi air bersih untuk kemaslahatan warga lainnya.
"Bahkan ada beberapa warga yang secara sukarela siap menyumbang uang dalam jumlah banyak kalau memang dibutuhkan," ungkapnya.
"Terima kasih kepada warga, tenaga relawan yang sudah membantu kami dalam mewujudkan mimpi kami mendistribusikan air bersih siap minum kepada masyarakat," ungkap Kades.
Kepala Desa Tambak sendiri mengaku sudah 9 bulan warganya mengalami krisis air bersih. Namun meski begitu Mustain enggan menyebutkan alasan desa mengalami krisis air.
0 Comment