04 Agu 2020
    Follow Us:  



Lokal

Bermasalah Dengan Otentikasi Pencairan Dana PNS, Pensiunan Harus Datang Berkali-kali ke Kantor POS Bawean


Selasa 8 Oktober 2019 kantor POS Bawean di dusun Bom Sawahmulya diserbu warga yang hendak mengurus pencairan dana pensiunan dikarenakan ada aturan baru yang diterapkan agar dana pensiunan bisa cair. Aturan tersebut yaitu adanya aplikasi Taspen Otentikasi, yang mengharuskan para penerima dana pensiunan untuk melakukan proses otentikasi data. Hal ini menyebabkan antrian panjang karena para penerima dana pensiunan adalah lansia yang terbilang awam terhadap aplikasi Taspen.

Hj Fatanah salah satunya dari dusun Tuku Kotakusuma dengan ditemani puteranya, harus datang untuk yang kesekian kalinya ke PT POS Bawean lantaran takut uangnya tidak bisa dicairkan. "Saya mengurus dana pensiunan sudah dari sabtu kemaren, sampai sekarang masih belum bisa dicairkan juga" tegas beliau.


Sama halnya dengan Masfiah dari dusun Rokkak juga ditemani puteranya, sudah lebih dari 3x mencoba proses otentikasi menggunakan aplikasi Taspen Otentikasi, namun hasilnya selalu gagal. Bahkan ada juga yang sampai harus di bantu staff PT POS sendiri untuk proses otentikasinya.

Najib seorang staff PT POS Bawean menjelaskan bahwa agar bisa mencairkan dana pensiun, para pensiunan di wajibkan untuk menginstall aplikasi baru dari PT Taspen yaitu Taspen Otentikasi. Karena dari pihak PT POS sendiri tidak bisa secara langsung mencairkan dana seperti bulan sebelumnya. Karena harus melewati beberapa tahapan otentikasi data dari PT Taspen.

"Jadi kalau ada peserta yang gagal dalam melakukan proses otentikasi via aplikasi Taspen maka di sistem kami akan ada status blocked. Sehingga pihak kami tidak bisa mencairkan dana. Jadi untuk membuka blocked tersebut memang harus melakukan otentikasi data lewat aplikasi dan harus berhasil." Ungkap Najib.

Aplikasi Taspen Otentikasi sendiri sebenarnya cukup mudah dilakukan, cukup menginputkan nomor taspen (NOTAS) dalam pengoperasiannya yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses otentikasi data dan pengguna dalam hal ini tinggal melakukan hal yang di instruksikan di aplikasi. Namun bagi sebagian warga Bawean, proses tersebut masih di rasa sulit dikarenakan harus mencocokkan data berupa gambar.

Aplikasi ini sudah secara resmi diterapkan di pulau Bawean per bulan Oktober 2019 sekarang. Padahal untuk daerah yang lain sudah dari bulan April lalu.




Lokal TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment