23 Okt 2020
    Follow Us:  



Lokal

3 Hari Menjelang Surabaya Bhakti Cup, BFA Karantina Pemain U-12


Masa karantina

Berita Bawean - Bawean Football United BFA tengah sibuk mempersiapkan team U-12 yang akan segera bertanding di Surabaya Bhakti Cup Sabtu(9/11/2019) mendatang. BFA memberikan karantina terhadap pemain-pemain terpilih yang akan mengikuti liga.

Proses karantina ini merupakan bagian dari sesi latihan yang diterapkan, karena untuk melatih kemandirian dan mental pemain. Selain itu juga memudahkan pelatih dan pengurus BFA dalam memberikan arahan terkait strategi permainan.

Hal itu juga disampaikan oleh Wahid Zarkasi selaku pendiri BFA dan Bawean United. dilansir baweantoday.com dalam sesi wawancara tadi malam beliau memaparkan bahwa "Ini merupakan langkah awal bagi kami dalam serangkaian agenda yang akan kami jalankan ke depan. Termasuk dalam pembentukan club sepak bola Bawean United".

"Ke depan saya ingin masyarakat Indonesia lebih mengenal Bawean dari prestasinya. Saya ingin ada pemain-pemain jebolan dari BFA yang bisa mempunyai nama besar di masa depan dan ini saya dedikasikan untuk kemajuan pulau Bawean", ujarnya.


Dibawah pengawasan Coach Feri para pemain U-12 telah dibekali pelatihan selama 1 bulan lebih berupa skill, kerjasama tim, koordinasi permainan di lapangan, strategi permainan, olah bola, dll, dengan harapan akan memberikan perubahan terhadap cara bermain mereka sebagai team.

Terlebih proses seleksi yang diberikan terbilang ketat, karena hanya pemain yang sudah lulus dalam serangkaian tes yang akan masuk dalam list pemain inti yang nantinya akan berlaga di Surabaya Bhakti Cup.

12 pemain BFA yang akan berlaga di Surabaya Bhakti Cup hingga saat ini masih menjalani serangkaian latihan hingga kamis depan. "Hari Jum'at nanti kita akan stop latihan dan kita akan lebih fokuskan anak-anak untuk istirahat", tegas Coach Feri.

Pemain U-12 BFA akan bertemu team Pelabuhan Surabaya di laga pertamanya Sabtu(9/11/2019). Kemudian bertemu dengan Team Garuda SDA di laga kedua dan bertemu team Mitra Uni di laga ketiga.

Surabaya Bhakti Cup menerapkan sistem klasemen group, dimana masing-masing akan mendapatkan 3 poin untuk 1 kemenangan dan 0 poin untuk 1 kekalahan. Dan juara dari masing-masing group nantinya akan bertemu dengan runner-up dari group lain begitu juga sebaliknya.

"Peserta Surabaya Bhakti Cup bisa dipastikan keseluruhan merupakan team-team berkualitas. Hanya yang paling asing disini adalah Bawean. Tapi disinilah menangnya kita meskipun tidak terkenal kita membawa sejuta mimpi" Tandas Coach Feri.

Coach Feri berharap agar anak didiknya bisa meraih kemenangan di laga pertama mereka Surabaya Bhakti Cup, sekaligus menjadi pembuktian bahwa bersama BFA Bawean bisa membuktikan identitas mereka dalam dunia Sepak Bola.




Lokal TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment