21 Sep 2020
    Follow Us:  



Teknologi

Waspada! Indonesia Rentan Penyebaran Malware 2020. Kenali Celah Masuknya.


Gambar ilustrasi

Malware atau disebut juga Malicious Software merupakan perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan untuk melakukan penyusupan, perusakan terhadap berkas bahkan perangkat keras, dan terlebih mampu membahayakan korbannya.

Adapun jenis malware yang paling umum diketahui kebanyakan orang adalah worms dan trojan yang dikategorikan sebagai tindak kejahatan siber.

BACA JUGA : Waspada Serangan Siber! Manfaatkan Momen Covid-19 Untuk Lakukan Peretasan
Jenis kejahatan malware banyak digunakan untuk melakukan pencurian informasi terhadap personal dengan membuat sebuah backdoor atau jalan belakang untuk mengakses komputer korban tanpa sepengetahuan dan izinnya.

Riset Trend Micro Indonesia

Terbaru hasil riset Trend Micro Indonesia menyebutkan bahwa celah masuk malware terbesar adalah lewat perantara e-mail atau surat elektronik.

Cara semacam ini mungkin terkesan tradisionil, namun sangat efektif dilakukan di Indonesia. Karena pada kenyataannya masyarakat kita masih suka dengan embel-embel mendapatkan hadiah besar yang ditawarkan dalam email, sehingga akhirnya mereka masuk ke dalam perangkap.


Menurut Country Manager Trend Micro Indonesia Laksana Budiwiyono menyebutkan bahwa di Indonesia termasuk peringkat ke dua terbanyak dalam hal mengklik tautan dalam email yang sudah disisipi malware.

Masuk Melewati Aplikasi Android

Aplikasi pilihan dalam melakukan konferensi video call di era pandemi salah satunya adalah Zoom. Para penjahat siber menyusupkan malware dalam installer Zoom dengan tujuan untuk mencuri mata uang kripto lewat aplikasi tersebut.

BACA JUGA : Infrastruktur Digital Merupakan Kunci Era New Normal
Adanya malware memungkinkan bagi penjahat siber untuk menggunakan komputer korban yang telah terinfeksi dalam menggali mata uang kripto.

Hal itu diungkapkan oleh Trend Micro terhadap hasil temuannya kepada Zoom. Mereka menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengunduh installer Zoom.

Selain itu aplikasi Whatsapp juga dilaporkan terkait rentan keamanannya. Hal itu diungkap oleh Facebook yang membeberkan adanya sumber malware yang menyerang aplikasi Whatsapp.

Dalam peringatannya, Facebook mengingatkan adanya buffer overflow berbasis stack yang dipicu oleh kiriman file MP4. File inilah yang digunakan sebagai wadah malware agar lolos melewati sistem keamanan perangkat.

Seperti diketahui bahwa para penjahat siber selalu mengupdate kemampuan mereka dalam melakukan tindak kejahatan siber. Oleh karenya Baweantoday.com mengingatkan kepada para pengguna agar rajin melakukan pembaharuan aplikasi guna menghindari terbukanya celah keamanan sehingga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.




Teknologi TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment