28 Okt 2020
    Follow Us:  



Lokal

Mantan Kades Divonis 2 Tahun Atas Kasus Pembalakan Liar di Kawasan Suaka Margasatwa Pulau Bawean


Terdakwa di Pengadilan Negeri Gresik

Sidang putusan terhadap terdakwa Sawidi telah dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Wiwin Arodawanti (06/12/2019).

Terdakwa terbukti bersalah karena melanggar pasal 82 ayat 1 huruf C junto pasal 12 huruf C tentang perusakan hutan.

Terdakwa yang merupakan mantan kepala desa Pudakit Barat Sangkapura Bawean juga merupakan otak pembalakan liar di Blok Hutan Tambak Jabus, Suaka Margasatwa Pulau Bawean dan telah resmi divonis bersalah dengan hukuman 2 tahun 3 bulan penjara ditambah denda Rp500 juta dan subsider dua bulan penjara.


Selama proses persidangan terdakwa terlihat bingung dan enggan mengambil keputusan sehingga terdakwa memilih untuk berpikir kembali dalm kurun waktu 7 hari.

Lila Yurifa Prihasti selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga mengambil langkah yang sama. "Dalam sidang sudah kami jawab bahwa kami juga pikir-pikir yang mulia" tandas Lila.

Vonis hakim terbilang lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa. Mengingat di sidang sebelumnya, JPU menuntut terdakwa agar dijatuhi hukuman selama 2 tahun 5 bulan penjara ditambah denda dan subsider 2 bulan.

Kasus pembalakan liar di Blok Tambak Jabus Gunung Besar Suaka Margasatwa Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terkuak setelah dilakukan penelusuran oleh Polisi Kehutanan (Polhut).

Terdakwa yang diketahui telah menyuruh beberapa orang untuk menebang kayu di wilayah tersebut pada Mei 2018 lalu.

Hal ini sekaligus peringatan keras bagi para pembalak liar di pulau Bawean utamanya di area hutan dan konservasi untuk segera menghentikan aksinya.




Lokal TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment