01 Des 2020
    Follow Us:  



Nasional

34.000 Peserta Kartu Prakerja Tertahan Insentifnya? Simak Ulasannya


Ada beberapa faktor yang membuat kondisi tertahannya insentif peserta prakerja terjadi. Dan hal itu sudah diakui langsung oleh Manajemen Pelaksana Prakerja bahwa ada sekitar 34.000 peserta program yang belum bisa melakukan pencairan insentif.

Panji Winanteya Ruky selaku Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja menyatakan bahwa terdapat 34.000 peserta yang belum mendapatkan insentif. Hal itu dikarenakan terdapat perbedaan data antara yang diinputkan pada saat mendaftar e-wallet dengan data pribadi peserta. Salah satunya data induk kependudukan "NIK".

Baca juga : Update Penambahan Pasien COVID-19 Wilayah Gresik
"Setiap peserta harus mendaftarkan NIK yang sama diakun kepesertaan dengan direkening e-wallet," ungkapnya, Kamis (4/6).


Oleh karenanya, Panji menghimbau masyarakat agar NIK e-wallet dan NIK yang didaftarkan di website prakerja harus sama. Atau dengan kata lain rekening yang digunakan adalah rekening milik pribadi.

Selain itu Panji juga menganjurkan kepada masyarakat agar mengupgrade akun e-wallet seperti OVO, GoPay atau LinkAja agar aman pada saat penyaluran insentif kartu prakerja.

Mengenai kapan pendaftaran kartu prakerja gelombang IV akan dibuka, Panji belum bisa memastikan itu. "Saat ini sedang dilakukan evaluasi menyeluruh terkait penyelenggaraan program," Tegas Panji.

Salah satu peserta kartu prakerja Gelombang I, Maryam membenarkan kabar tersebut, pasalnya dia sendiri mengalami hal itu.

Menurutnya hal itu terjadi lantaran pada saat mendaftar menggunakan KTP milik suaminya, sedangkan rekening tabungan yang didaftarkan merupakan rekening pribadinya. Sehingga tidak bisa dilakukan pencairan insentif kartu prakerja karena tidak sinkronnya data.




Nasional TERBARU


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment